Tentang memaafkan

Posted on

Ada yang berkata, lebih mudah memaafkan daripada harus meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Namun ada pula beberapa golongan yang menyampaikan kebalikannya, memaafkan tak semudah meminta maaf.

Paradoks. Lantas mana yang benar?

Mungkin keduanya sama benar. Tergantung dari pribadi masing-masing. Sebenarnya meminta maaf atau pun memaafkan bukan hal yang remeh bukan?

Bagi mereka yang berjiwa satria, kata sherina kecil, meminta maaf bukan masalah mudah atau tidaknya, tapi sebuah tuntutan dalam dirinya, ketika memang bersalah.

Sebaliknya, bagi mereka yang pernah terlukai sangat dalam, barangkali bukan hal yang mudah untuk tiba-tiba memaafkan. Apalagi bila harus melupakan. Tapi sekali lagi, tergantung individu itu sendiri dalam menyikapi pasang surut kehidupannya.

Ada sekelompok orang yang begitu mudah memaafkan. Hatinya tulus tanpa dendam. Entah bagaimana mereka membangun keikhlasan dalam hatinya, hingga mampu berprasangka baik dalam situasi paling buruk sekalipun. Bagi mereka, menutup luka hati yang menganga cukup hanya dengan kata maaf dan penyesalan dari orang-orang yang telah menyakitinya. Begitu mudahnya.

Ah, saya iri.

originally posted on sang-pengembara.tumblr.com

Aku putuskan….

Posted on Updated on

2015-09-10-17-26-19_deco

Aku putuskan untuk menggandeng tangan takdir, mengikutinya kemana pun ia membawaku.

Aku putuskan untuk berdamai dengan waktu, berkejaran mesra dan bermain hingga lelah, dan kemudian tertidur lelap dalam pelukan malam.

Aku putuskan untuk beranjak dan melanjutkan perjalanan meski gelap dan sunyi mengitari langkahku.

Kadang aku harus terperosok pada lubang kebimbangan, yang membuatku terbata-bata untuk kembali berdiri. Sering pula aku mesti terjebak dalam persimpangan yang entah nyata entah semu, mengobrak abrik bangunan keteguhan dalam hatiku.

Yah, semacam pertentangan batin yng harus segera diakhiri, bila memang aku serius untuk hidup. Dalam beberapa pertentangan kudapati sebuah pertanyaan yang tak juga kutemukan jawabnya, “benarkah semua ini?”.

Entahlah, semua seperti mimpi yang panjang. Namun, telah kuputuskan, untuk melewati semuanya, entah mimpi entah nyata. Semua sudah diputuskan.

 

originally posted on sang-pengembara.tumblr.com

P I L I H A N

Posted on

senjaSaat masih kecil, kita memilih makanan, pakaian, mainan, bahkan teman berdasarkan 2 kriteria saja, suka atau tidak. Sederhana. Tak perlu memikirkan bagaimana perasaan orang lain, tak perlu ribet berandai-andai, menimbang, berpikir, baru memutuskan. Dunia anak-anak adalah dunia yang polos, jujur, dan spontan.

Tak suka pada teman tinggal bilang, “Aku tak suka kamu”, kemudian pergi memilih bermain dengan teman lain tanpa sedih memikirkan satu temannya yang menangis. Di waktu yang lain, ternyata kita bisa bermain bebas tanpa menyimpan rasa sakit hati. Begitu ringannya dunia kala itu. “Aku mau yang biru, aku tak suka yang merah”, begitu kata kita saat ayah dan ibu mengajak kita membeli baju baru. Tanpa alasan, tanpa memikirkan kenapa kita tak suka baju merah. Sederhana.

Namun seiring bertambahnya usia, ternyata memilih bukan lagi perkara yang sepele. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Bukan lagi soal suka atau tidak semata. Memilih tiba-tiba menjadi sesuatu yang begitu rumit. Kita mulai memikirkan mengapa harus memilih, bagaimana nantinya ketika pilihan telah dijatuhkan, apa yang akan terjadi pada masa depan kelak. Pelik. Mendadak kita menjadi pemikir sejati. Begitulah dunia orang dewasa. Pikirannya tak mungkin lagi sesederhana anak-anak. Karena kita telah menerima sebuah beban tanggung jawab, pada diri sendiri, orang tua, sesama, dan lingkungan kita. Karena segala pilihan punya risikonya masing-masing.

 

Malang, 10 Syawal 1437 H

Pagi yang cerah, sembari menanti kehadiran mentari

Picture from Google

Cerpen: Lelaki di tepian senja

Posted on

Sekali lagi lelaki itu menghela napas panjang. Masih segar dalam ingatannya saat sesosok bayangan lembut mengangguk malu seketika setelah ia utarakan lamarannya. Hari itu adalah hari terhebat dalam hidupnya. Hari dimana ia mulai merajut benang harapan akan kehidupan yang baru. Untuk sesaat matanya berbinar indah, senyum terkembang menawan dari sudut-sudut bibirnya. 

Lalu ingatannya pun beralih pada seulas senyum sedih yang ia lihat sore itu, ketika salam selamat tinggal terucap lirih. Betapa merahnya senja kala itu. Cahayanya terang menimpa wajah indah di hadapannya. Bersama tiupan angin yang menerbangkan segala harapan, ditatapnya langkah sang bidadari yang menjauh pergi. Tatapannya dalam dan sendu. Ia terpaku di ujung jalan itu, hingga malam lah yang akhirnya menyadarkannya untuk segera pulang. Kesedihan yang menghanyutkan perasaan. Kesedihan tanpa kata.

Lelaki itu kini berdiri di tepian pematang di samping gang yang menuju ke rumahnya, pada senja yang sama. Kali ini ia tersenyum sembari menatap awan putih yang berarak pulang.

“Maafkan aku bidadariku. Maafkan atas ketakberdayaanku menghadapi takdirku. Kuharap kau mengerti. Kehidupan bukan saja tentang aku dan kau. Kehidupan tak selalu berarti hanya tentang mimpi kita. Ada orang-orang di sekitar kita yang ternyata lebih membutuhkan perhatian dan kehadiran kita, lebih dari keindahan mimpi-mimpi itu. Lanjutkanlah mimpimu, kejarlah cita dan cintamu. Kuharap kau bahagia. Doaku selalu ada untukmu”

Tulus ia ucapkan segala kata, membisikkannya pada langit senja, berharap angin kan menyampaikannya pada sang bidadari.

Kemudian ia melangkah pulang. Melambaikan tangan sekali lagi pada senja yang mengingatkannya pada sesosok bayangan lembut, yang sempat mengisi kekosongan hatinya.

Ringkasan Pembatal Puasa

Posted on Updated on

Berikut ringkasan dari pembatal puasa di zaman modern, para ulama kontemporer telah membahasnya.

A. Mengenai suntikan.

Perlu diketahui suntikan ada tiga jenis:

1. Suntikan melalui kulit (intrakutan) misalnya suntikan insulin: TIDAK membatalkan puasa.

2. Suntikan melalui otot (intramuskular) misalnya suntikan antihistamin dan beberapa jenis vaksinasi: TIDAK membatalkan puasa.

3. Suntikan melalui pembuluh darah (intravena) misalnya antinyeri, infus dan vitamin.

Maka ini dirinci:

1. Suntikan bukan makanan misalnya antinyeri dan antihistamin: TIDAK membatalkan puasa.

2. Suntikan yang mengandung makanan atau zat makanan misalnya suntikan glukosa atau infus: MEMBATALKAN puasa.

B. Memberikan donor darah dan menerima transfusi darah.

Memberikan donor darah: TIDAK membatalkan puasa.

Menerima transfusi darah: MEMBATALKAN puasa (termasuk di dalamnya cuci darah dengan menerima darah dari orang lain).

C. Mengenai bau mulut orang puasa.

Sebagian orang salah paham, yang benar bahwa bau mulut orang puasa berasal dari uap perut yang naik ke atas, bukan dari bau mulut. Ini sudah dibuktikan dengan ilmu kedokteran dan penjelasan ulama. Sehingga disarankan tetap bersiwak atau membersihkan gigi/mulut ketika berpuasa.

D. Merokok bisa MEMBATALKAN puasa.

E. Inhaler dan nebulizer TIDAK membatalkan puasa.

F. Celak, lipstik (pelembab bibir) dan make-up TIDAK membatalkan puasa.

G. Pembatal puasa terkait dengan hidung.

Tetes hidung TIDAK membatalkan puasa.

Semprot hidung TIDAK membatalkan puasa.

H. Pembatal puasa terkait dengan Mata.

Tetes mata TIDAK membatalkan puasa.

I. Pembatal puasa terkait dengan Telinga.

Tetes telinga TIDAK membatalkan puasa.

Bilas Telinga (misalnya membersihkan kotoran/serumen) TIDAK membatalkan puasa.

J. Memakai obat kumur TIDAK membatalkan puasa asalkan dijaga agar tidak tertelan.

K. Menelan sisa makanan dengan tidak sengaja TIDAK membatalkan puasa.

L. Boleh berobat ke dokter gigi; suntikan, obat dan darah atau yang tidak sengaja tertelan TIDAK membatalkan puasa.

M. Sakit kemudian meninggal di bulan Ramadhan, maka statusnya puasanya:

– Hutang puasa Ramadhan secara umum tidak diqadha, tetapi bayar fidyah. Karena pendapat terkuat qadha puasa hanya untuk puasa nadzar.

– Jika sakit dan meninggal di tengah bulan Ramadhan, tidak ada hutang puasa dan tidak ada fidyah.

– Jika sakit di bulan Ramadhan tidak sempat mengqadha (tidak sengaja melambatkan), yaitu sempat sembuh sebentar ketika Ramadhan selesai, atau sempat mengqadha tetapi baru sebagian, maka sisanya tidak teranggap hutang puasa dan tidak ada fidyah.

– Jika sakit di bulan Ramadhan kemudian sempat sembuh dan sengaja melambatkan qadha. Keluarganya/walinya membayarkan fidyah.

N. Pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium TIDAK membatalkan puasa.

O. Persediaan darah di PMI menipis ketika bulan Ramadhan.

Memberikan donor darah tidaklah membatalkan puasa. Untuk menangani masalah ini perlu kerjasama antara pemerintah, tokoh agama dan tenaga kesehatan. Perlu ada sosialisasi dari pemerintah dibantu dengan tokoh agama dan eksekusi yang baik dari tenaga kesehatan ketika bertugas. Semoga permasalahan terbatasnya stok darah selama bulan Ramadhan tidak terjadi lagi, sehingga membuat tenang para petugas medis dan bisa memberikan bantuan medis secepatnya kepada pasien.

P. Cara puasa orang terkena penyakit epilepsi

Jika sedang kambuh, puasanya bisa dibatalkan. Jika sadar dan tidak kambuh mengqadha puasa Ramadhannya. Jika tidak mampu karena seringnya kambuh, bisa membayar fidyah saja.

Q. Vaksinasi  di bulan Ramadhan.

Suntikan vaksinasi TIDAK membatalkan puasa. Vaksinasi hukumnya mubah dan secara kedokteran bermanfaat.

R. Pembatal puasa terkait dengan anestesi (pembiusan).

1. Anestesi melalui hidung dengan menghirup gas anestesi TIDAK membatalkan puasa.

2. Anestesi kering  (akupuntur Cina) dengan menggunakan jarum kering TIDAK membatalkan puasa.

3. Anestesi melalui suntikan. Sudah dibahas di pembahasan suntikan.

Mengenai hilangnya kesadaran selama anestesi:

1. Tidak sadar sehari penuh (selama waktu diwajibkan puasa), puasanya TIDAK sah.

2. Tidak sadar hanya beberapa saat (tidak penuh selama waktu diwajibkan puasa), puasanya  SAH.

S. Pemeriksaan intravagina dan obat intravagina TIDAK membatalkan puasa dan tidak perlu mandi wajib (mandi junub).

Ringkasan dari buku “Fikh Kesehatan Kontemporer Puasa Ramadhan” terbitan Kesehatan Muslim.

Penyusun:  dr. Raehanul Bahraen.

Ini merupakan ringkasan dari buku kami:

FIKIH KESEHATAN KONTEMPORER TERKAIT PUASA DAN RAMADHAN

Penulis: dr. Raehanul Bahraen.

Pemurajaah: ustadz Aris Munandar, M.PI.

Silakan dowload di:

http://kesehatanmuslim.com/ebook/fikih-kesehatan-kontemporer-terkait-puasa-dan-ramadhan/

#repost dari sebuah grup whatsapp

Cerita kami

Posted on

Berdasar penelitian beberapa psikolog
GENERASI BAHAGIA Itu, generasi kelahiran 1970-1990,

Dan itu adalah kami.

Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yg luas. Kami berlari dan bersembunyi penuh canda-tawa dan persahabatan. Main Petak Umpet, Boy-boynan, gobag sodor, Lompat tali, Masak-masakan, sobyong, jamuran, putri putri Melati tanpa peringatan dari Bpk Ibu. Kami bisa memanfaatkan gelang karet, isi sawo, kulit jeruk, batre bekas, sogok telik mjd permainan yg mengasyikkan.Kami yg tiap melihat pesawat terbang langsung teriak minta uang.

Kami generasi yang ngantri di wartel dari jam 5 pagi, berkirim surat dan menanti surat balasan dg penuh rasa rindu. Tiap sore kami menunggu cerita radio Brama Kumbara, berkirim salam lewat penyiar radio. Kamilah generasi yang SD nya merasakan papan tulis berwarna hitam, masih pakai pensil dan rautan yang ada kaca di salah satunya. Kamilah generasi yg SMP dan SMA nya masih pakai papan tulis hitam dan kapur putih. Generasi yang meja sekolahnya penuh dengan coretan kejujuran kami melalui tulisan Tipe-X putih, generasi yang sering mencuri pandang teman sekolah yang kita naksir, kirim salam buat dia lewat temannya dan menyelipkan surat cinta di laci mejanya. 

Kami adalah generasi yang merasakan awal mula teknologi gadget komunikasi seperti pager, Komputer Pentium jangkrik 486 dan betapa canggihnya Pentium 1 66Mhz. Kami generasi yang sangat bangga kalau memegang Disket kapasitas 1.44Mb dan paham sedikit perintah Dos dengan mengetik copy, del, md, dir/w/p. Kami adalah generasi yang memakai MIRC untuk chatting dan Searching memakai Yahoo. Generasi bahagia yang pertama mengenal Nintendo, Game wot yg blm berwarna.

Generasi kamilah yang merekam lagu dari siaran radio ke pita kaset tape, yang menulis lirik dengan cara play-pause-rewind, dan memanfaatkan pensil utk menggulung pita kaset ya macet, kirim kirim salam ama temen2 lewat siaran radio saling sindir dan bla bla bla, generasi penikmat awal Walkman dan mengenal apa itu Laserdisc, VHS. Kamilah generasi layar tancap Misbar yang merupakan cikal bakal bioskop Twenty One.

Kami tumbuh diantara para legenda cinta spt kla Project, dewa 19, padi, masih tak malu menyanyikan lagu Sheila on7, dan selalu tanpa sadar ikut bersenandung ketika mendengar lagu: mungkin aku bukan pujangga, yg pandai merangkai kata.

Kami generasi bersepatu Warior dan rela nyeker berangkat sekolah tanpa sepatu kalau sedang hujan. Cupu tapi bukan Madesu.

Kami adalah generasi yang bebas, bebas bermotor tanpa helm, yang punya sepeda, sepedanya disewain 200 rupiah /jam,bebas dari sakit leher krn kebanyakan melihat ponsel, bebas manjat tembok stadion, bebas mandi dikali disungai dll, bebas manggil teman sekolah dengan nama bapaknya. Bebas bertanggung jawab.

Sebagai anak bangsa Indonesia, Kami hafal Pancasila, Nyanyian Indonesia Raya, maju tak gentar, Teks proklamasi, Sumpah Pemuda, Nama nama para Menteri kabinet pembangunan IV dan Dasadharma Pramuka dan Nama nama seluruh provinsi di Indonesia.

Kini disaat kalian sedang sibuk2nya belajar dengan kurikulum mu yg njelimet, kami asik2an mengatur waktu untuk selalu bisa ngumpul reunian dg generasi kami.

Betapa bahagianya generasi kami

maaf adik2… kalian belajar yg keras ya untuk mendapatkan kebahagian cara kalian sendiri…

Salam sayang dari kami. 

Sumber : copy dr toko sebelah

Seputar dunia perdapuran

Posted on Updated on

Repost dari sebuah grup whatsapp. Entah sudah direpost berapa kali, sambung menyambung dari satu grup ke grup lain lain. Di tumblr dan facebook juga sudah pernah ada yang sharing loh. Tapi mungkin belum semua baca. Jadi mari kita baca bareng-bareng 🙂

1. agar telur rebus tidak susah dikupas, jangan lupa celupkan kedalam air es saat telur tersebut baru matang/masi panas

2. agar cabe tidak meletup-letup ketika digoreng, jangan lupa tusuk ato lukai sedikit cabe tersebut dengan pisau sebelum digoreng

3. saat mencuci kangkung, arnong/selada air ato genjer serta tanaman air lainnya jangan lupa dibilasan pertama bubuhkan sesendok garam lalu diamkan sejenak agar binatang-binatan kecil yang mungkin hidup dibatang dan daunnya mati .. biasanya yg hobi nongkrong disitu lintah, keong, ulat dan cacing air.. ( brokoli dan kembang kol juga sering ada ulatnya jadi jangan lupa pula gunakan cara ini

4. agar tahu awet ketika disimpan, cuci bersih dengan air, kemudian siram dengan air panas, setelah itu lap dengan tisu dapur, simpan didalam tupperware tutup rapat, kemudian letakkan didalam kulkas insya allah bisa tahan 1minggu

5. untuk mengetahui telur busuk atau tidak bisa gunakan tes apung air, jika mengapung diatas air tandanya telur busuk

6. ketika akan mengocok telur untuk berbagai macam kue, pastikan telur dalam keadaan suhu ruang (bukan dingin karena baru keluar dari kulkas, hal ini bisa membuat adonan tidak ngembang)

7. jika menyimpan sayuran di dalam kulkas, jangan pakai keresek tapi gunakan koran dan majalah bekas, sebab ini bisa mencegah air embun sayuran menggenang yang bisa mengakibatkan sayur cepat busuk

8. untuk menetralisir bau dalam kulkas belah kentang dan letakkan di rak kulkas, kentang bisa menghilangkan bau tak sedap dalam kulkas

9. agar ikan tidak lengket dipenggorengan, gunakan wajan yang khusus untuk menggoreng, jangan sekali-kali menggoreng ikan diwajan yang pernah atau sering dipakai untuk menumis, sebab sudah pasti ikan goreng akan lengket dan hancur ketika dibalik, bisa juga olesi sedikit garam ke wajansebelum dituangi minyak

10. untuk menghilangkan rasa panas ditangan akibat terlalu lama berkontak dengan cabe ato sambel, (kata orang jawa tangan wedhangen) bisa dengan cara cuci bersih tangan dengan sabun sampai 2 atau 3kali, kemudian lap dan masukkan tangan kedalam beras, benam dan remas-remas beras sebentar,, fiuuhhh dijamin rasa panas ditangan akan hilang

11. agar mata tidak pedih ketika mengiris bawang merah, letakkan wadah berisi garam disamping talenan, cara ini insya allah ampuh menghindarkan mata agar tidak pedih

12. agar beras tidak dikunjungi kutu beras, letakkan sebungkus plastik yg berisi beberapa sendok kopi bubuk, kemudian beri sedikit lubang plastiknya.. kutu beras tidak suka aroma kopi jadi insya allah dia tidak akan berani datang ke beras

13. jika peralatan masak kusam akibat noda dari bumbu yang berwarna seperti kunir, ato panci yang terlalu sering dibuat merebus air jadi kekuningan.. ambil sesendok baking soda beri sedikit air gosok-gosok ke panci.. diamkan sebentar, lalu bilas.. jika masih ada noda bisa diulang lagi

14. agar kembang kates, daun kates/pepaya dan pare tidak terlalu pahit ketika dimasak, baiknya sebelum ditumis .. rebus sebentar di air rebusan
daun jambu biji .. (caranya, rebus air, ambil beberapa lembar daun jambu biji, tunggu hingga mendidih, masukkan daun jambu, tunggu 5menit, masukkan kembang/daun pepaya/pare) diamkan sebentar matikan api.. baru setelah itu tiriskan dan siap untuk dimasak sesuai selera.. (kalo daun pepayanya untuk kulupan, bisa direbus hingga matang bersama daun jambu)

15. agar tempe tidak mudah busuk, jangan simpan didekat garam

16. jika menyimpan daging di freezer, pastikan daging tidak keluar masuk freezer berualangkali karena hal ini bisa membuat bakteri berkembangbiak, jadi potong-potong dulu dagingnya sesuai dengan perkiraan kebutuhan per tiapkali masak dan simpan di plastik kecil-kecil secara terpisah sehingga ketika akan mengambil, bisa ambil seperlunya saja..

mohon koreksinya.. 
dan semoga bermanfaat